• Jl. Ir. H. Juanda No. 78 ,
    Sentul City, Bogor, Indonesia.
  • Mon - Sat 8.00 - 16.00
    Sunday CLOSED
  • :+6221-87962691
    Call us for enquiry
  • Brochure

Puluhan Santri Cilik Ramaikan Festival Anak Sholeh di STEI Tazkia

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Divisi Dakwah Sekolah, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Iqtishod dan Gerakan Tazkia Mengajar BEM STEI Tazkia, menyelenggarakan Festival Anak Sholeh (FAS). Acara ini dihadiri oleh santri cilik yang berasal dari dua desa yang ada di Kecamatan Babakan Madang, Sabtu (30/04).

Acara yang bertempat di kampus STEI Tazkia ini mengangkat tema Realisasi Hari Pendidikan Nasional dalam Harmoni Islam.

Tak kurang dari 95 santri yang berasal dari Madrasah Cadas Ngampar dan Madrasah Cicadas mengikuti rangakaian acara FAS. Adapun cabang lomba yang diselenggarakan meliputi lomba Mewarnai, Musabaqoh Hifdzil Qur’an, Lomba Adzan, Lomba Cerdas Cermat dan lomba Futsal.

Kepala divisi Dakwah Sekolah LDK Al-Iqtishod, Dina Maharani mengatakan rangkaian acara FAS ini sudah berlangsung dari hari Senin (26/04), yakni babak penyisihan tiap lomba di masing-masing madrasah. Sementara hari Sabtu merupakan babak final dan puncak acara.

“Nah, pada saat penyisihan, kami juga mengadakan bazaar murah untuk warga sekitar madrasah. Pakaiannya kami jual dengan harga kisaran 10 ribu. Semua baju masih ada bandrol harganya, karena memang masih baru. Kebetulan ada orangtua salah seorang panitia, mendonasikan pakaiannya dari cuci gudang,” ujar Dina menjelaskan.

FAS ini diharapkan bisa membuat santri yang berpartisipasi menjadi lebih percaya diri dan menjadi wadah bagi anak anak untuk mengasah bakat mereka.

“Apalagi mereka berasal dari desa yang terpencil. Jalan kesana sangat terjal dan jauh di pelosok. Mudah-mudahan dengan acara ini mereka jadi lebih percaya diri dan tidak kalah dalam berprestasi,” ucap Dina.

Puncak acara adalah pembagian hadiah bagi para pemenang dan juga penampilan dari para santri, salah satunya Tari Saman. Dalam sesi ini juga panitia memberikan piagam penghargaan pada Pak Acang Hasan dari Madrasah Cicadas dan Pak Asep Saifudin dari madrasah Cadas Ngampar atas jasa pengabdiannya kepada masyarakat.

Ditanya perihal kesan yang dirasakan, Dina mengaku senang sekali karena acara berjalan dengan baik. Tak hanya itu, panitia juga jadi lebih kompak.

“Anak-anak yang hadir juga rame dan antusias. Bahkan ada bagian yang begitu mengharukan. Saat anak anak menyanyikan lagu Guruku Tersayang, banyak yang nangis,” pungkas Dina.

Leave a Reply